jump to navigation

Beramai-ramai Ciptakan Islamophobia Mei 1, 2011

Posted by azkyalfahd in Refleksi.
trackback

Kalau kita cermat mengikuti perkembangan  media massa, tentulah kita akan dengan mudah mendapatkan benang merah kemana arah penggiringan masyarakat mengenai citra ajaran islam. Ya, benar masyarakat kita secara khusus digiring kepada islamophobia baca : ketakutan terhadap Islam.  Bahkan di salah satu TV swasta ada seorang yang dikatakan ‘pakar’ menyebutkan jauhilah orang yang mengatakan jihad,syurga,iman lebih dari 5 kali. Saya berfikir, so what? Itu semua ada di dalam ajaran agama saya. Apakah saya harus menjauhi orang yang membaca Al Quran? Sedangkan orang yang membaca Al Quran pasti otomatis akan membaca kata-kata tersebut. Atau seorang penceramah yang sedang menjelaskan tema-tema tersebut? Saya  pikir jika tidak ada iman, syurga dan jihad lalu apakah arti ajaran Islam? Saya pikir jika umat Islam harus menjauhi iman, syurga dan jihad maka umat Islam secara tidak sadar sudah dijauhkan dari Alloh dan akhirat. Seperti halnya umat kristiani yang tidak boleh mendekati orang yang membahas iman, syurga dan Yesus. Orang-orang beramai-ramai menciptakan ketakutan terhadap ajaran Islam. Orang menjadi antipati terhadap Islam bahkan orang yang bahkan ber- KTP islam menjadi lebih enggan karena orang telah terlanjur islamophobic.

Siapa yang menciptakan phobia terhadap Islam?

  1. Musuh-musuh yang tidak senang dengan ajaran Islam. Contoh : Pembakaran Al Quran, pelarangan dan penghinaan simbol-simbol Islam (pelarangan jilbab, pembakaran masjid dll.)
  2. Kaum muslimin sendiri yang terjerat  perangkap konspirasi media dan kaum muslimin yang merusak citra ajaran Islam (kasus video porno, liberalisme,sekularisme dll). Saya lebih melihat ini pembusukan dari dalam
  3. Korban dari terror. Teror-teror yang diekspos media menjadikan korban-korban terror bom dan lain sebagainya menjadi takut kepada orang yang dicap “muslim’. Padahal korban bom tersebut ada juga yang muslim.

Mengapa?

Umat Islam berpotensi menjadi ancaman.

Fakta?

Selama Umat Islam menjadi minoritas umat Islam selalu tertindas. Lihat kasus pembakaran masjid,pembantaian muslim penjajahan Israel, pelarangan berjilbab dll.

Islam terhalang oleh Muslimin? Absolutely!

Yusuf Islam a.k.a Cat Stephen pernah mengatakan ‘kalaulah saya bertemu terlebih dahulu dengan orang muslim dan bukan Al Quran mungkin saya tidak jadi masuk Islam’ sangat ironis sekali jadi Yusuf Islam melihat bahwa umat islam sudah tidak mencerminkan ajaran Al Quran. Di satu kesempatan saya pun pernah mendengarkan teman saya yang pernah kuliah di Jepang, dia mengeluhkan bahwa sebagian umat Islam di Jepang kurang bisa menjaga kebersihan, yang ironisnya kebersihan masjid sehingga dia tidak heran kalau orang Jepang tidak begitu antusias dengan ajaran Islam karena toh tempat tersuci umat islam saja tidak bersih. Mereka mengatakan kalau tanpa agama saja mereka bisa hidup bersih (lebih islami) mengapa harus masuk menjadi muslim.  Kontras dengan akhlak nabi Muhammad yang merupakan al Quran berjalan.

Solusi untuk Usaha-Usaha Menciptakan Islamophobia?

Umat perlu teladan. Di zaman jahiliyyah yang penuh dengan krisis keteladanan maka nabi Muhammad tampil sebagai Al Amin. Action speaks louder than words. Mugkin itulah kata yang paling tepat untuk menjelaskan bagaimana cara menghadapi usaha-usaha menjauhkan masyarakat dan umat Islam Indonesia dari agamanya sendiri. Usaha untuk memperdalam ajaran islam, menghayatinya serta mengamalkan dan mendakwahkannya dalam berbagai aspek keislaman baik itu aspek keimanan (ideological involvement), aspek pemahaman (intellectual involvement), aspek ibadah (ritual involvement), aspek akibat (consequential involvement) serta aspek spiritual (spiritual involvement) bisa perlahan-lahan mengikis dan mengganti pameo yang mengatakan Islam terhalang oleh kaum muslimin menjadi islam tercermin indah dengan teladan dari kaum muslimin.  Jika tidak? Tunggulah saatnya diri kita sendiripun menjadi salah seorang yang islamophobia.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: