jump to navigation

Kemenangan Sejati Januari 20, 2010

Posted by azkyalfahd in Refleksi.
trackback

Setiap orang pasti menginginkan dirinya atau orang yang yang disayanginya menjadi juara dan menjadi pemenang dalam segala hal. Ada kebanggaan tersendiri misalnya ketika sang ibu melihat anak-anaknya menjadi juara kelas atau ketika sang istri melihat suaminya memenangkan persaingan bisnis atau ketika suami melihat istrinya menjadi istri teladan. Dan ada perasaan kecewa sekaligus sedih ketika semuanya itu tidak tercapai.

Kemenangan-kemenangan di atas memang wajar kita banggakan, tapi ada kemenangan yang lebih pantas kita banggakan dan syukuri. Menurut Anas bin Malik ada lima kemenangan yang yang patut kita banggakan.

Pertama ketika kita mampu melewati sehari penuh, dari pagi hingga malam hari tanpa meninggalkan catatan dosa sedikitpun. Inilah kemenangan yang pantas untuk dibanggaka, namun sayangnya sedikit sekali diantara kita yang berusaha menggapai kemenangan ini dan bahkan lebih sedikit lagi orang yang merasa sedih ketika hari-harinya terlewatkan dengan tumpukan dosa.

Kemenangan kedua adalah saat kita mampu keluar dari dunia ini dalam keadaan membawa iman. Saat kita mampu mengakhiri hidup kita dengan ucapan “laa ilaaha illa llah”, tiada tuhan selain Allah. Itulah husnul khatimah yang sepantasnya diidam-idamkan oleh semua orang. Jika kita lulus dari berbagai ujian pada saat sakaratulmaut, maka itulah kemenangan besar yang patut dibanggakan.

Sedangakan kemenangan ketiga adalah ketika kita mampu menyebrangi shirat dengan aman. Terbebas dari kengerian-kengerian kiamat dan kekejaman malaikat zabaniyah. Saat kita terbebas dan selamat dari ketegangan, kepanikan, kekhawatiran dan ketakutan hari perhitungan, maka itulah kemenangan. Dan pantaslah kita berbangga diri ketika kita mampu meraihnya.

Adapun kemenangan ke empat adalah ketika kita berhasil memasuki syurga yang penuh dengan kenikmatan dan terbebas dari ancaman neraka jahannam. Tidak ada nikmat apapun di dunia ini yang mampu mengalahkan kenikmatan syurga. Maka berbanggalah pemenang yang mampu menggapai kenikmatan syurga dan hidup di dalamnya dengan kekal.

Sedangkan kemenangan sesungguhnya dan kemenangan paling puncak adalah saat kita berada di puncak syurga dan berkesempatan untuk memandang wajah Allah. Suatu kebahagiaan yang luar biasa, suatu kenikmatan yang tiada tara ketika kita diperkenankan menatap wajahnya.

Kemenangan- kemenangan seperti itulah yang seharusnya kita dambakan. Namun masih sangat sedikit sekali orang yang sadar akan hal itu. Oleh karena itu mari kita sama-sama bertanya kepada diri kit amasing-masing sudah sejauh manakah usaha kita untuk menggapai kemenangan yang sesungguhnya itu? Dan sudah berapa banyakkah bekal kebaikan yang dapat kita kumpulkan untuk dapat meraihnya.

Sekarang tak usahlah kita terlalu berlebih-lebihan membanggakan kehidupan dunia dengan segala kegemerlapannya kalau toh akhirnya kita malah jatuh ke dalam jurang kesengsaraan. Kurangi keinginan kita untuk menumpuk-numpuk kesenangan dunia khawatir kita tidak kebagian kesenangan akhirat. Jagalah diri kita, jangan sampai tertipu dengan kesenagan dunia yang sedikit dan fana ini. Ingat pesan Allah dalam Al Quran “Wal aakhiratu khairuwwaabqoo” dan sesungguhnya kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.

Bukan tidak boleh memiliki dunia. Silakan anda miliki dunia sebanyak-banyaknya tapi jangan sampai anda dimiliki oleh dunia. Silakan anda kuasai dunia tapi janga sampai dunia menguasai anda. Simpanlah dunia di tangan anda dan jangan pernah simpan dunia di hati anda (Qoola Aa Gym)

Memang wajar apabila kita selalu ingin berlomba-lomba dalam urusan dunia, tapi alangkah lebih baiknya jika kita juga lebih giat berlomba-lomba dalam urusan akhirat.Menang ketika berlomba dalam urusan dunia hanya sesaat. Tapi menang saat berlomba untuk urusan akhirat, kebahagiaan yang didapat tidak akan pernah tamat.

Rugilah mereka yang terlalu mengejar-ngejar dunia sementara ia lalai akan urusan akhiratnya.Wallohu a’lam bishowwab.

NB: Nasehat ini untuk diri pribadi

Komentar»

1. michael - Januari 24, 2010

subhanalloh…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: